Pernahkah kalian menahan untuk melakukan sesuatu yang
sebenarnya sangat kalian inginkan, apa yang diinginkan hati tak sejalan dengan
apa yang terjadi di kenyataan, begitu pula apa yang kita lakukan tak sejalan dengan
apa yang diinginkan oleh hati di dalam kenyataan, semua nya sungguh diluar
kesanggupan seorang manusia yang sangat ingin mendapatkan apa yang
diinginkannya manusia hanya dapat memohon dan meminta kepada Tuhan agar hal
yang dia inginkan dapat terjadi di kehidupannya, hanya keajaiban lah yang dapat
menjadi sebuah kegembiraan tersendiri bagi orang yang memohon keajaiban
tersebut.
Dalam sebuah kisah fiksi Saya memiliki hubungan pertemanan
dengan seseorang, temanku ini adalah orang yang sangat pintar,mandiri, sungguh
sangat sempurna tetapi dia sangat takut untuk menyatakan cintanya dan dalam
keinginan untuk menjadikannya seorang kekasih, dirinya selalu takut jika ia
akan kehilangan rasa cintanya jika dia melakukan hal tersebut didalam
pikirannya, bisa saja dia ditolak atau diterima tetapi setelah itu dirinya akan
segera merasakan kehilangan setelah dirinya mengalami broken heart saat diputus
oleh kekasihnya, setiap harinya dia merasakan kegelisahan yang membuatnya tidak
fokus dalam segala hal, pikirannya selalu terbagi, dirinya bila berkumpul
bersama temannya, pikirannya tak fokus dan tak mengerti apa yang teman-temannya
bicarakan dan hanya menjawab ya ya dan ya tanpa mengeluarkan sesuatu balasan
yang diinginkan oleh temannya , bahkan bila dirinya terjatuh ataupun terluka
terkena benda tajam, ia hanya melihatnya dan tak merasakan kesakitan tersebut,
bahwa hatinya telah kosong dan tak merasakan apapun lagi, setiap dirinya
bertemu dan berbicara dengan orang yang dia sayangi, didalam hatinya selalu saja
hanya ada nama orang yang selalu ada didalam hatinya, didalam pikirannya aku ga
kuat mau menyerah tetapi setiap dia menginginkan untuk menyerah selalu saja
banyak hal-hal yang mencegah pikirannya untuk menyerah dan kembali untuk
memikirkan orang yang dia sayangi itu, banyak hal yang membuatnya tak berkutik
setiap dirinya mendengar nama dari orang yang dia suka, ia selalu mendengarkan
lagu-lagu yang menurutnya pas dan mengena di setiap waktu luangnya, mengulang
lagu tersebut sehingga dirinya bosan dan mulai bergerak melakukan hal lain, di
pikirannya selalu terbayang akan orang tersebut, bahkan setiap dirinya
berpapasan dengan seseorang dirinya selalu mengira dan memandang orang tersebut
sebagai orang yang dia suka, dia selalu berpikiran bahwa dirinya bodoh dan tak
dapat melakukan apa-apa dia selalu memendam perasaannya, walau dulu dirinya
pernah bilang kalau dirinya suka kepada sang korban namun hanya dianggap
sebagai teman dan terkadang suka di cuekin, tapi setiap kali dirinya di cuekin
dan tak dianggap oleh sang korban, dirinya semakin terpacu dan tak ingin
menyerah untuk selalu mencoba berada disampingnya saat dirinya membutuhkan
bantuan ataupun hal lainnya, dia tak pernah berani untuk menjalin sebuah ikatan
selalu menahannya sampai dirinya lupa akan teman-temannya, keluarga yang
sebenarnya penting baginya, setiap kali dirinya bertemu denganku aku selalu
bilang kepadanya tunggu dan jalanilah saat-saat ini saat yang kecil maupun yang
membuatmu malu terhadap dunia ini, karena jika kau tetap bertahan sampai akhir
dan tak pernah meninggalkannya sampai akhir hayatnya, pasti di situ ada jalan
yang kan menuntunmu kepada jalan takdir yang akan kamu lalui, apakah itu akan
membuatmu bahagia atau kau akan menyesalinya seumur hidupmu.
Penyesalan memang datang nya selalu belakangan jika
penyesalan datangnya duluan pasti manusia sudah mati akan rasa penyesalan bahwa
dirinya telah dilahirnya di dunia ini dan mati secara perlahan, karena manusia
bukan lah hewan yang hanya memikirkan makanan tetapi manusia selalu berpikir
sebelum melakukan sebuah tindakan, jika hatinya tersakiti bahkan bisa
menyebabkan kematian bagi dirinya sendiri, sampai-sampai dirinya tak nafsu
makan selama berminggu-minggu dan
akhirnya mati secara perlahan, semuanya tergantung pada pilihanmu, dan
nafsumu untuk melakukan hal tersebut. Setelah dirinya mendengarkan perkataanku
dirinya hanya terdiam dan kelihatan murung, selalu berpikiran apakah baik bila
diriku mengambilnya menjadi kekasihnya atau aku akan menyesalinya seumur
hidupnya, dirinya yang tak kuasa menahan hal tersebut bahkan membuatnya ingin
menjedotkan kepalanya ke benda yang keras dan meremas jantungnya sehingga ia
tak bernafas lagi, ia bahkan memukul tembok beberapa kali hingga tangannya
memerah dan lecet tetapi ia tak merasakan sakit akibat pukulan tersebut, ia
selalu berpikir tentang nya, untuk selalu berada disampingnya menaklukan dunia
bersamanya, menjalani kehidupan bersamanya untuk selalu menerima kekurangannya,
dirinya selalu menahannya dia selalu beranggapan bila ia tak memiliki kuasa akan
hal itu saat ini, tetapi keinginannya untuk memilikinya hendak membunuhnya
secara perlahan dan tak mengenal waktu, saat dirinya terbangun dirinya selalu
menyebut namanya, tak mengenal kuasa ingin memeluknya membuat dunianya sendiri
bersamanya, tak memperdulikan orang lain, dirinya selalu iri melihat orang lain
yang tak memiliki beban untuk menahan seperti dirinya berpegangan tangan dan
bercanda, membuat hatinya semakin sakit dan tak mengerti kenapa hati yang sakit
ini malah membuatnya semakin menjadi menginginkannya, walau orang lain
memandangnya dengan rasa kasihan tetapi di dalam pikirannya dia selalu senang
dan gembira tak pernah ingin menangis
tetapi selalu ingin mencoba untuk mendekatinya walau pada akhirnya dirinya tau
akan satu hal bahwa dirinya tak akan mampu untuk melakukan keinginannya, dia
mendapat janji kelingking dari dirinya, membuatnya selalu ingin berada di
sisinya dan selalu ingin belajar lebih lagi, untuk dapat membahagiakannya
kelak, dirinya ingin menjadi seorang pangeran baginya menjadi seorang pria yang
kan membuatnya bahagia kelak, dirinya tak akan pernah mampu untuk berbohong
pada dirinya sendiri bila dirinya baik-baik saja, dirinya selalu tersakiti
namun sakit tersebut semakin hari semakin membuatnya memikirkannya, tak ada
kata-kata yang dapat dirangkai untuk menunjukkan betapa dirinya sayang,
mencintai dan selalu ingin berada disampingnya, ia hanya dapat bertindak dan
melakukan hal-hal kecil yang dirinya rasa akan sangat membantunya, masalah yang
dirinya hadapi selalu tak dianggapnya, setiap masalah pasti dia anggap hanya
angin kecil yang telah dia serahkan kepada Tuhannya agar dia dapat fokus pada
dirinya sendiri dan orang yang dia sayangi, bahkan setiap kali orang- orang
memikirkan masa depannya dirinya hanya berpikir masa depanku sudah dijamin, tak
akan ku ganggu tetapi kan kujalani dengan melakukan yang terbaik bagi dirinya
sendiri, ia hanya menjadi dirinya sendiri tak ingin menjadi orang lain, selalu
mencari jati dirinya yang sesungguhnya, bahkan bila orang memaksanya untuk
menjadi seorang yang tak diinginkannya dirinya selalu menolak dan tetap pada
pendiriannya sendiri, tak ada yang dapat menahannya untuk kelak menjadi seorang
yang berguna bagi orang lain dan yang paling penting berguna bagi dirinya
seorang yang dikasihinya, harapan tersebut selalu dia tahan , tak ada kata
maupun angka yang dapat menjelaskan rasa nya, tulusnya hati dan ingin selalu
merasakan untuk berkorban jiwa dan raga untuknya dan memberikan segalanya
untuknya walau dirinya tau bahwa dirinya bukanlah miliknya, tak ada kata-kata
yang dapat memahami, dan tak ada orang yang akan mengerti akan hatinya, jadi
percuma saja jika dirinya menceritakan kisahnya kepada orang lain bahkan
temannya karena mereka hanya akan memberikan semangat dan motivasi yang
sebenarnya dirinya selalu merasakan kebahagiaan tersendiri orang lain tak akan
pernah mengerti bahkan jika ada ahli psikolog memberikannya solusi, dirinya tau
bahwa ahli tersebut tidak tau kata-kata yang dapat menjelaskan rasa nya
tersebut. Menahan segalanya untuk menjadikannya seorang yang tahan akan
segalanya, cinta tak pernah meninggalkan bila ada orang yang putus dan bilang
kalau dirinya harus maju dan move on tak lagi mencoba untuk berjuang
mendapatkan keinginannya menurut nya hal itu bukanlah cinta, itu hanya rasa
sayang,kagum dan suka. Seperti sebuah keluarga yang bercerai apakah kau akan
melupakannya dan move on seperti orang-orang katakan. Tak ada jawaban yang
dapat diterimanya saat ini, hanya waktu yang akan menjawabnya, dirinya akan
selalu berkorban untuknya and say no matter what I will meet you there.